Showing posts with label motivasi. Show all posts
Showing posts with label motivasi. Show all posts

Tuesday, 6 July 2021

ISOMAN JUGA PUNYA BANYAK CARA

Ini tips ISOMAN cara ku ..

Persiapan : 

Dari awal aku udah merasa akan kena juga mengingat kota ini sudah begitu parah kondisi pandemi nya ...yaa.. tinggal nunggu aja. Jadi sekarang fokus persiapan gimana nanti kalo kena. 



Sooo vaksin is supert important! List daftar rumah sakit terdekat. Jauh hari aku  udah sempet vaksin Sinovac satu dosis. 

Buat yang ada komorbid, sebaiknya udah brosing paket isoman dengan pengawasan dokter. DONT PANIC. keyword nya.

1. Trust no one but data.

Jangan cepet percaya WA forward-an. Tiap orang beda gejala dan kondisinya lho. Mendingan siapin oximeter dan termometer utk monitor, dan HASIL LAB kalo mau masukin obat ke badan. Intinya virus matinya sama antibodi, bukan antibiotik dll.


Cek web/medsos yg reliable  kayak kemenkes, satgas, cdc dan who ya. Educate yourself jangan males baca. Tanya dokter online di klikdokter atau halodoc


Kalo punya dana, boleh deh stok tabung oksigen buat jaga jaga..  


2. Mind heals. Stay active semampunya. Enjoy.

Isoman bukan berarti bed rest meratapi nasib. Bergerak deh masukin oksigen hup hup hup .. semangat untuk sembuh. 

Mikir yang positif (toh udah positif juga kok). Nonton film komedi atau games kek, jangan baca atau nonton berita pemakaman korban covid..pasti horor deh.

Cari hobi menyenangkan..ngitungin daun di pot kek..sambil jemuran. Yoga depan yutub. Baking kue buat satu RT. Nyikat dinding kamar mandi pake sikat gigi bekas (jangan sikat gigi suami!) 😁.  

Tiap pagi buka jendela, pintu selama mungkin, nyalain kipas angin. Kalo ga ada, bole kipasin manual.

3. Makan bergizi, bobo 8 jam dan minum 3 liter sehari..gitu aja.

Muntah mual?? Hajar terus asupan protein. Masukin buah, sayur. Dijus aja kalo males ngunyah. Pesen mecin fred ciken silin dll biar semangat.

Jangan pesan martabak dan bubble tea dulu, ntar aja kalo dah sembuh (kayak aku dong sekarang dah bisa order).

Sebaiknya jangan makan minum yang manis manis..

In food ke diri ku sendiri adalah:

-  Banyak buah/sayur sehari. Vit tambahan b,c,d,e (generik oke)

-  2 gelas Mpon mpon, atau bikin ramuan sendiri yg bahan2nya gampang didapat, serei 3 btg, jahe, laos msg2 seruas keprek aja dan rebus dengan air seliter, minum sesudah dingin..

-  Pake panci listrik + air, tetesin garam dan kayu putih dan peppermint (80 ribuan di toped), hirup uapnya sesering mungkin biar napas lega.

-  panadol, decolgen, obh, bisa obh buatan sendiri..kecap campur jeruk nipis..


Itu aja semoga cepet sembuh ya..buat yang sakit.


Thursday, 14 January 2021

KENAPA KITA HARUS DI VAKSINASI .

Kita semua harus paham dulu manfaat vaksin yang paling mendasar sebelum menolaknya adalah sebagai upaya mencegah penyakit menular...ingat kalimat MENULAR ini lho ...

Hal ini karena vaksin dapat memberikan tubuh Anda pertahanan dan perlindungan dari berbagai penyakit infeksi yang berbahaya.

Laman resmi Covid19.go.id, menyebutkan vaksin adalah zat yang sengaja dibuat untuk merangsang pembentukan kekebalan tubuh dari penyakit tertentu, sehingga bisa mencegah terjangkit dari penyakit tertentu tersebut. Dan begitu juga keterangan dari laman World Health Organization (WHO), menjelaskan vaksin itu mengandung antigen yang sama dengan antigen yang menyebabkan penyakit. 

Namun antigen yang ada di dalam vaksin tersebut sudah dikendalikan (dilemahkan) sehingga pemberian vaksin tidak menyebabkan orang menderita penyakit seperti jika orang tersebut terpapar dengan antigen yang sama secara alamiah.


Istilah vaksinasi adalah kegiatan pemberian vaksin kepada seseorang di mana vaksin tersebut berisi satu atau lebih antigen.  Saat vaksin dimasukkan ke dalam tubuh, sistem kekebalan tubuh akan melihatnya sebagai antigen atau musuh. 

Dengan begitu, sebagai respon adanya ancaman dari musuh maka tubuh akan memproduksi antibodi untuk melawan antigen tersebut. 

Namun, kekebalan yang didapat melalui vaksinasi, tidaklah bertahan seumur hidup terhadap infeksi penyakit berbahaya. 

Faktanya belum banyak dari masyarakat Indonesia yang bepergian ke luar negeri  mengetahui bahwa beberapa negara tujuan mereka merupakan daerah endemis untuk beberapa penyakit menular, termasuk meningitis dan  sekarang ini covid19.

Inilah yang menjadi penyebab, mengapa hingga kini masih banyak warga negara Indonesia (WNI) tidak melakukan atau mengabaikan vaksinasi sebelum berangkat ke luar negeri.

"Vaksinasi merupakan persiapan kesehatan yang sangat penting sebelum bepergian ke luar negeri untuk mencegah beragam penyakit mematikan yang bisa diderita oleh seseorang," 

Pemberian vaksinasi yang dilakukan pemerintah Indonesia masih ditujukan pada warganya yang melakukan ibadah haji dan umroh saja. 

Sedangkan golongan lain seperti pelajar dan pelancong belum mendapatkan pelayanan medis tersebut , penulis kurang tahu kenapa ya ??.

Ada beberapa negara tujuan yang menjadi daerah endemis misalnya meningitis atau radang selaput otak.

"Australia, Amerika Serikat dan Arab Saudi merupakan beberapa negara yang termasuk dalam daerah endemis meningitis. Selain itu, ada juga Gambia, Ethiopia, Guinea-Bissau dan Kenya,"

Kesimpulannya :

Perlu adanya vaksinasi sebagai salah satu cara pencegahan penyakit menular termasuk pemberian vaksin covid19 yang saat ini disalurkan kepada seluruh masyarakat global.

Thursday, 31 December 2020

Kenangan Baik dan Buruk di Tahun 2020. Semuanya Bukan Hal yang Sia-Sia..


 

Wednesday, 10 January 2018

Bahagia tak seperti memandang rembulan dari sini.

Bahagia bisa menjadi masalah bagi orang yang tidak merasa bahagia, kadang membuat aku berpikir bahwa aku adalah satu-satunya orang yang memiliki masalah didunia ini, ujung ujungnya terlontar sebuah pertanyaan yang entah untuk siapa diajukan " mengapa kok selalu aku ya ?" ku lihat kehidupan orang lain, yang rasanya jauh lebih baik dari kehidupan yang aku miliki. 

Mereka yang lebih baik dari ku, mereka yang lebih pintar dari ku, Mereka yang lebih disayang dari ku, mereka yang lebih dikenal dari ku, dan mereka yang seolah memiliki kehidupan sempurna dimata ku. dan dalam hati "andai aku menjadi seperti dia", "kenapa hidup ku tak bisa sesempurna seperti hidupnya". ah banyak sekali keluhan yang -sekali lagi- entah untuk siapa diajukan.

Pada suatu ketika aku melihat kehidupan seorang teman, yang begitu sempurna, dia pintar, dia disayang, dihormati, dia dikagumi banyak orang. 

Ternyata dia tak sesempurna yang ku lihat dari kejauhan... dirinya ibarat rumah persinggahan.sedih aku membayangkan nya hingga ku lupa siapa diriku...

Ku tengok  hidup ku, aku, setidaknya memiliki teman yang selalu ada disampingku, dan aku tidak kesepian dan sendiri walau memiliki keluarga yang menurut ku menyebalkan namun mereka masih peduli.

Akhirnya ku sadar. setiap orang di dunia ini punya masalah, tak ada hidup yang sempurna. Manusia akan selalu ada bagian dari hidup nya yang tak sempurna.

Hati kita ini mudah terombang-ambing dalam memandang kehidupan karena banyaknya keinginan yang ingin kita rengkuh sendiri.

Kita merasa lebih mampu dan hebat dari orang lain serta merasa lebih berhak atas sesuatu yang dipunyai orang lain. Itu sudut pandang diri kita, sebaliknya orang lain mungkin juga punya sudut  pandang yang sama terhadap diri kita...ya gak ??
Barangkali mereka juga memandang bahwa enak dan hepi banget diri kita ini, semua nya sudah sempurna.

Percaya lah, akan selalu ada perdebatan akan nasib atau keadaan seseorang bila dikaitkan dengan keadaan kita, melihat dari kacamata kita dengan niat membanding-bandingkan yang pada akhirnya akan menimbulkan iri hati satu sama lain.

Melihat keadaan orang lain yang lebih baik dari kita tentu sah-sah aja apabila niatnya sebagai pemompa semangat untuk lebih baik tentunya.

Kita konon suka melihat dari penampakannya saja, dari yang terlihat di depan mata, namun jarang kita tahu apa yang tak terlihat.

Melihat itu sebaiknya dengan kejernihan hati, bukan dengan perasaan iri . Agar bisa membuat kita mawas diri.

Semoga kita selalu bersyukur dan di berikan Allah subhanahu wa taala kejernihan hati.


Sunday, 31 December 2017

Berubah

Sebuah kejadian menghasilkan sebuah keinginan. Keinginan membuatku menyusun berbagai rencana dan mengambil keputusan.

Langkah untuk pindah dari jalan yang sudah kukenal ke jalan yang tidak kukenal dengan kemungkinan yang bertebaran.

Apakah jalan baru tersebut adalah jalan aspal yang lurus dan lebar, jalan bebas hambatan, atau jalan berbatu dan berlubang, bisa jadi jalan rusak dan becek, atau hanya jalanan selebar pematang sawah.

Di atas jalan tersebut ada kemungkinan mendapatkan banyak keindahan dan juga kemungkinan untuk jatuh terpuruk.

Kalau kubayangkan apa kira-kira yang bisa terjadi, jadi seram juga.

Tapi… bukankah semua kemungkinan tersebut memberi sesuatu yang terasa lebih hidup..?

Nasib harus kita sendiri rubah, sedangkan takdir juga ada dalam perjuangan dan doa.

2018, jalan baru yang harus ku lewati dengan sepenuh harapan.... bismillahirrahmanirrahim.

Friday, 17 June 2016

Kanal Dotonbori di Osaka Jepang versus Kali Ciliwung

Ada sebuah kenanganku dari sebuah perjalanan yang tercecer dalam benakku tentang sebuah Kanal Dotonbori di Osaka Jepang, kanal yang dibuat oleh keluarga pengusaha Osaka Jepang bernama Yasoi Doton pada tahun 1612 sampai 1615 atas perintah Toyotomi Hideyoshi penguasa keshogunan Edo saat itu. Yasoi Doton menggali kanal ini   dengan uangnya sendiri, lalu dibuatkan juga sebuah jembatan bernama Ebisubashi dan Neon Glico yang berada di atasnya termasuk salah satu simbol kota Osaka saat ini. Jembatan ini pertama kali dibangun hampir bersamaan dengan digalinya kanal.

Sekarang sudah menjadi “watermark” kota Osaka. Di kedua sisi kanal sampai Jembatan Ebisubashi terdapat promenade Tonbori Water Park yang dilengkapi tempat-tempat duduk, dan jembatan Ebisubashi ini merupakan ujung dari arkade perbelanjaan Shinsaibashi. Shinsaibashi ialah nama area shopping street. Dua distrik yang ku maksud disini ialah distrik Umeda di bagian utara Osaka dan juga distrik Namba di selatannya (pas jembatan Ebisubashi). 
Disini ada toko-toko yang menjual berbagai brand, butik, dan juga restoran yang menyajikan masakan lokal maupun internasional. 


Pada saat aku berdiri di jembatan Ebisubashi terbayang daerah Hayam Wuruk, Gajah Mada dan Harmoni Jakarta. Akhirnya pikiranku melayang ke Kali Ciliwung..hehe. Ciliwung kenapa ciliwung ya? Sepertinya Kali Ciliwung bisa disulap jadi pusat bisnis dan rekreasi seperti kanal Datonbori deh, tapi? Apakah masyarakat Jakarta mau kalau kali kesayangannya direnovasi? "Bisa saja" gumamku sendirian, kalau semua yang dikerjakan itu membawa manfaat bagi semua masyarakat ..ya kenapa tidak dimulai? Memang pemkot DKI masih konsisten melanjutkan program normalisasi sungai – sungai atau kali di Jakarta namun baru sebatas membersihkan sampah rumah tangga dan sampah industri belum tersentuh apalagi berpikir untuk menjadikan sungai sebagai sumber pendapatan masyarakat dan daerah. Kalau cuma sebatas untuk dijadikan Objek Wisata Sungai tanpa menggali potensi sungai/kali lebih besar lagi maka ke depannya sungai/kali hanya buat berenang dan bersampan ria doang, manfaat ekonominya tidak terasa.. 

Pembaca yang budiman, jika Kali - Kali  di Jakarta dikelola dengan baik maka dapat menjadi sumber pendapatan ekonomi buat kesejahteraan warga di sekitar nya. Contohnya Kanal Datonbori di Osaka Jepang  yang terkenal di seluruh dunia ini. Ibaratnya jantung, Dotonbori pun seolah tidak pernah berhenti berdetak. Aktivitasnya berlangsung selama 24 jam, mulai dari wisata kanal pada siang hingga sore hari, hingga pusat hiburan malam hingga dini hari, dan tak lupa wisata kuliner selama 24 jam. Menurut cerita nih, pada tahun 1962 sejumlah warga di Osaka ini masih suka membuang langsung sampah rumah tangga ke kanal ini gak ubahnya seperti di Jakarta. Kondisi kali makin diperparah dengan sampah dari industri-industri yang tengah berkembang pesat pada saat itu. Meski kotor, bau dan mengandung penyakit, namun kali itu tetap saja digunakan warga Osaka untuk segala kebutuhan hidup sehari hari, baik itu untuk mencuci, mandi, dan minum. Kalo saat musim panas tiba, airnya menjadi sangat bau, persis seperti halnya nasib kali – kali atau sungai yang ada di perkotaan di negara kita saat ini..

Di tahun 1970-an Dewan Pemerintah Kota Osaka mensahkan Peraturan Daerah Pengendalian Pencemaran Air, mengontrol limbah, mengawasi pembuangan limbah, dan mengendalikan pembuangan limbah domestik. Intinya, semua potensi yang mencemarkan air kali, dikontrol ketat oleh Walikota Osaka. Luar biasa, katanya lagi..gak butuh banyak waktu tahunan ternyata air kanal berubah total jadi bersih dengan kerja yang konsisten dan tegas dari pemerintah kota Osaka.

Dengan bersihnya air kanal ini maka penyediaan air untuk kebutuhan hidup bisa dimanfaatkan warga pinggiran yang menggunakan air kanal Datonbori  melalui  fasilitas air PAM sekaligus menghilangkan penyakit warga yang disebabkan oleh air kotor, hampir nol persen. 

Dengan pembuatan sistem pengolahan air PAM ini, pemkot mendapat penghargaan standar internasional untuk manajemen keamanan pangan ISO 22000 tahun 2008, lalu ikut di ajang Monde,air asal Osaka ini mendapat penghargaan internasional di Belgia. (sumber ; http//kotakitaku.blogspot.co.id). Untuk pembaca ketahui, Ajang Monde selection di Belgia ini merupakan event pemberian penghargaan kualitas  pengujian dan analisis barang konsumen masyarakat seluruh dunia. Seperti bir, air baku, minuman ringan, produk makanan, kesehatan, kosmetik secara independen.

Pemandangan di sekitar kanal Datonbori dapat dinikmati sepanjang hari sambil berjalan kaki menyusuri pinggiran kanal maupun duduk di kursi-kursi yang telah disediakan. Namun untuk waktu dan pemandangan terbaik, ku sarankan untuk berkunjung pada sore-malam hari dengan kapal sampan kecil. Dotonbori ini sebuah distrik di area Namba yang menjadi “nyawa” atau “jantung”-nya kota Osaka. Gak kalah suasananya dengan kota Tokyo.

Di Dotonbori kita juga bisa mencicipi teh hijau khas Jepang. Kue bolu khas Portugal, castellan, pun ada. di sepanjang jalan, penjual jajanan khas Osaka yakni takoyaki, berlomba menawarkan dagangannya. Bau harum kue takoyaki menyergap indera penciuman kita ketika ada disana, bercampur bau dengan bau parfum dari toko-toko di sekitarnya…hehehe..bayangin deh aromanya kayak apa?

Tur dengan kapal sampan di sore hari akan memberikan sensasi yang berbeda karena kita bisa melihat matahari terbenam, dan di saat yang bersamaan melihat puluhan lampu neon pada billboard di sepanjang pinggiran kanal menyala. Waaah nyaman banget rasanya…!!

Oh iya, Kota Osaka ini merupakan sebuah kota metropolis air dan kota pelabuhan yang dikenal dengan sungai-sungainya dan punya jembatan terbanyak di Jepang.  Osaka juga dikenal sebagai lumbung pangan atau Tenka no Daidokoro karena Osaka merupakan pusat distribusi bahan makanan untuk seluruh Jepang. Harga beras untuk seluruh Jepang dipatok berdasarkan harga beras Pasar Beras Dojima yang ada di Osaka.

Membayangkan Kota Jakarta bisa sebersih ini, kapan yaa? Kita kudu punya pemimpin  yang visioner, disiplin dan konsisten membuat program  yang riil bagi tumbuhnya pusat pertumbuhan ekonomi dan lingkungan yang sehat. Jakarta oh Jakarta..kota ini makin sumpek dan warganya makin jutek..Kunci sebenarnya maukah kita move on dan mulai fokus kerja bersama membenahi kota kita ini? Jujur kukatakan bahwa tak ada yang luar biasa di saat ku berjalan di negeri orang asing itu, kekurangan kita cuma gak disiplin dan konsisten menjaga lingkungan hidup yang kita punya. 

Aku bangga jadi orang Indonesia, karena negeri ini diberikan keindahan alami oleh Maha Pencipta. Sayangnya kita semua tidak pernah bersyukur alias tidak menjaga dan merawatnya....!! 


Subhanallah..


Tuesday, 29 December 2015

Menumbuhkan Budaya Egaliter, Mengentaskan Mental Miskin dalam Budaya Kita.

Kadang dalam kehidupan ini sering terjadi kontradiksi, contoh:  ”Kenapa kalau kita menawarkan suatu barang dagangan atau produk bikinan sendiri ke teman dekat, atau keluarga selalu mereka berpikir kalau kita mencari untung besar dari uang mereka, padahal harga yang kita tawarkan lebih rendah dan berkualitas dari harga yang dijual dipasar. Dan yang paling menjengkelkan itu mereka tidak menghargainya. Justru mereka rela ditipu oleh orang lain yang tak dikenal/asing dan ujug ujug malah mendukungnya. Ini adalah contoh budaya bermental miskin yang sering kita temukan di sekitar kita...!"

Bicara soal budaya bermental miskin ini disebabkan oleh nilai-nilai yang ada dalam masyarakat yang menghambat masyarakat itu untuk berkembang dan maju. Feodalisme merupakan salah satu nilai yang dalam hal ini menyebabkan budaya bermental miskin. Ini mengakibatkan  masyarakat sulit untuk mengembangkan kreatifitas dalam berusaha. 

Mereka yang menganut paham ini lebih mempercayai produk atau dagangan orang asing daripada keluarga atau bangsa sendiri. Inilah yang menjadikan masyarakat  kita tanpa disadari tertanam budaya ber mental miskin, yaitu mental yang tidak ingin maju, tidak suka bekerja keras, pemalas, dan suka menjilat serta mengagungkan karya bangsa asing. Budaya ini juga yang memberi ruang untuk berbuat korupsi di negeri ini, akhirnya menjual harga diri serta hilangnya rasa malu.
Saat ini kita butuh budaya egaliter yakni  perlakuan yang setara dalam dimensi kehidupan sosial berkeluarga, dan bermasyarakat. Tidak memandang lagi bahwa orang lain apalagi orang asing/bule lebih tinggi keberadaannya dalam perspektif sosial, budaya, teknologi dan lain sebagainya.

Kita bisa rasakan kebanyakan orang Indonesia terpesona dengan keindahan fisik orang-orang asing/bule. Kulit putih mulus, hidung mancung, rambut pirang, mata biru adalah perlambang kecantikan dan ketampanan sempurna di mata orang-orang Indonesia kebanyakan. Tak heran, jika banyak diantara orang-orang kita meniru-niru lagak dan gaya mereka.

Sebaliknya jika orang asing/bule belajar kebahagiaan kepada orang Indonesia, kenapa kita hanya meniru gaya mereka saja. Teman saya spontan ngomong, kenapa kita enggan belajar budaya kedisiplinan, kerja keras, integritas, dan profesionalitas mereka dalam bekerja dan berdagang  ya?

Bagi saya pribadi, orang bule itu, atau orang Eropa dan Jerman khususnya (karena saya ada disana), yang istimewa itu adalah etos kerja mereka. Mereka begitu profesional di bidangnya. Serta budaya egaliter yang mereka jalani, seperti halnya jabatan, pendidikan tak menjadikan orang merasa lebih terhormat dari lainnya. Mereka jika bekerja sesuai kompetensi masing masing, fokus dan serius selama waktu kerja.  Seorang yang berkedudukan bos di sebuah perusahaan merasa sama derajatnya dengan seorang pembersih MCK.  Seorang bos membukakan pintu untuk seorang pembersih toilet di sebuah kantor adalah hal yang lumrah dan wajar.  Hal demikian ini dianggap sebagai keadaan alami dari sebuah masyarakat. Dan tentunya hal yang teramat langka ada di Indonesia.

Bagaimana caranya mereka menjadi percaya diri untuk mulai berbisnis dan kreatif menciptakan dan menggunakan produk sendiri dalam masyarakat mereka? Alasan utamanya  adalah karena mereka bersedia mendukung bussines associate mereka, menjaga kepentingan satu sama lain, maka secara alami mereka mendapatkan manfaat yang lebih banyak lagi..beda dengan bangsa kita terutama pemimpinnya, mereka lebih suka membeli produk import yang tidak berbasis pada kemampuan bangsa sendiri, dengan alasan lebih murah dan teknologinya lebih baru. Kenapa pemimpin kita bersikap demikian? Karena mental mereka yang miskin dan masih sangat feodal.

Teman-teman, saudara, keluarga serta pemerintah kita seharusnya secara bergantian mendukung kita untuk berusaha dan berkarya demi mendapat manfaat  dalam kehidupan masyarakat yang mandiri. Maka lingkaran kesejahteraan masyarakat ini akan terus bertumbuh dan semakin bertumbuh.
Sederhananya, kita akan mulai bersemangat menjadi wiraswasta ketika kita bisa memahami  apa yang kita lakukan.

Tidak salah kalau mau berusaha untuk menjual atau menawarkan produk yang kita hasilkan itu, yang menjadi orang pertama mempercayai kita adalah orang asing (diluar orang dekat di sekitar kita). Teman akan menutup diri dari penawaran kita. Teman biasa akan menjauh, dan keluarga akan memandang rendah usaha kita.

Jika suatu saat kita telah sukses, maka kita akan membayar semua tagihan mereka ketika makan malam bersama, atau suguhan entertainment, dan disitu kita menyadari semua orang yang tidak mendukung awal dari usaha kita tadi akan hadir, kecuali orang asing yang pertama mempercayai kita lupa untuk dihadirkan.
Jelaslah bagi kita, dari proses menawarkan barang dagangan untuk memulai usaha tadi sekarang kita sudah paham, hal yang menghambat kita untuk menjadi pebisnis itu dimulai dari nilai budaya bermental miskin yang berkaitan pada nilai budaya feodalisme.

Kita juga harus ingat untuk memperlakukan pelanggan orang asing itu tadi lebih baik lagi! Dan demikian juga kepada sebagian teman yang tahu apa yang kita lakukan, tetapi tetap mendukung kita.


Perlakukanlah pelanggan pertama dan orang orang yang bersimpati kepada usaha kita lebih baik lagi mulai hari ini. Karena mereka adalah pelanggan terbaik kita.


By: ZM 291215

Thursday, 19 November 2015

Pensiun yang memberi manfaat itu harus ….

Ada sepenggal obrolan di saat pertemuan reuni kecil dengan beberapa teman sekolahanku dulu di Blok M,  kata kata yang kudengar dari obrolan mereka itu, kalau tidak salah dengar...“Kawan..tidak lama lagi tiba saatnya kita untuk pensiun..lho“, salah seorang teman yang lain menimpalinya dengan bertanya.. “Bagaimana rencanamu nanti? Mau buka usaha apa?“.

Antara serius apa gak nya, perlahan ku geser tempat dudukku kedekat mereka agar lebih jelas untuk mendengar topik yang mereka bicarakan, walaupun aku sendiri hanya seorang ibu rumah tangga yang tak mengenal kata pensiun..hehehe…

Sesaat aku jadi ingat cerita seorang sahabat karibku. Dia bilang; Pensiun itu suatu kondisi dimana kita meniadakan eksistensi diri dalam arti positif lho..yakni keberadaan positif untuk bermanfaat bagi orang lain. Nah jika kita pensiun nanti tidak bermanfaat bagi orang lain maka kehidupan kita akan sia sia”.

Jadi wajarlah  jika mereka membuat rencana kegiatan untuk pensiun nanti, dan ku pikir mereka ini sudah bisa merasakan tak mudah hidup dengan memilih jadi pensiunan. Pilihan untuk bekerja atau berusaha sepanjang hayat adalah pilihan yang sangat positif dan itu hak pribadi masing masing aja deh sesuai kemampuan fisik.

Lalu persiapan dan hal apa saja yang harus dilakukan jika pensiun nanti????
Aku kepingin share yang pernah ku baca untuk memberi saran buat pembaca KD.., Hehehe..

Fakta bahwa berbisnis itu gak bisa ujuk ujuk untung seketika…yang ada bisa malah buntung, lain hal bisnis itu sudah di lakoni semasa bekerja. Tidak semua usaha itu cocok bagi setiap orang dari setiap usaha yang dilakukan. Lihat dulu potensi usaha yang dibutuhkan pasar lalu pelajari  dari sisi lingkungan sekitar, atau hal lainnya yang pasti sesuai modal yang kita punya. Contoh bisnis sewa atau kontrak rumah, sembako, rental mobil, atau lain sebagainya. Hobby juga peluang bisnis yang menjanjikan lho, jangan anggap remeh.. Satu hal yang harus diingat yaa...hati hati jika ada yang mengajak kerjasama berbisnis terutama soal modal patungan, karena banyak penipuan yang mengiming imingi kita dengan keuntungan bisnis yang besar. Pengalaman temanku yang juga telah pensiunan, ludes uang pesangonnya di kibuli para penipu ini !!!!.

Pertimbangkan  jenis bisnis yang ingin ditekuni, bisnis yang baik itu bisa mendorong kita untuk berkomitmen penuh dalam mengeksekusi nya, jika bisnis itu sampai powerfull alias tenaga dan waktu jadi terkuras, bisa berakibat kelelahan fisik karena faktor usia..... Kesehatan hal yang utama untuk kita jaga mengingat usia dan kalau bisa usaha itu membuat kondisi fisik dan mental kita fresh, bersemangat dan jadikan usaha itu tidak membebani.

In Syaa Allah jika tiba masa pensiun nanti ku doakan teman temanku tetap produktif dan bisa memberi manfaat buat masyarakat sekitarnya.

Hal yang sangat mendasar dalam berbisnis itu perhitungkan juga modal yang dibutuhkan, lalu pengeluaran rutin bulanan hidup kita, dan prediksi pendapatan dari usaha tersebut selama tiga bulan atau malah sampai satu tahun dan kendala lain sebagainya.

Kata orang bijak; Bisnis atau usaha itu kayak merawat dan membesarkan anak sendiri, jadi semua yang kita lakukan harus luwes dan  telaten serta sabar. Kita juga harus memiliki keberanian, jeli melihat peluang dan cepat memutuskan ide yang diyakini dan cocok untuk di jalani...kata RAGU harap disingkirkan jauh jauh....

Sekarang mau tunggu apa lagi.. Ayo siapkan segala sesuatunya sekarang…..!!!.

Monday, 5 October 2015

Merangkul Kegagalan

Meskipun hari ini banyak informasi yang berlebihan terjadi di sekitar kita, artinya pengetahuan yang kita dapatkan itu bisa meningkatkan kemajuan hidup secara signifikan. Untuk memberi motivasi, meraih  impian yang lebih besar.
Kita hidup dalam waktu  yang tak diduga. Dan dapat  memiliki akses ke semua informasi yang kita butuhkan untuk membantu kehidupan kita. Mengembangkan kebiasaan terus belajar dari satu tempat ke tempat yang lain akan membantu langkah berikutnya dalam perjalanan kehidupan yang lebih baik.

Pengertian umum dari kegagalan itu biasanya negative, namun tidak harus seperti itu. Karena kegagalan dapat juga berarti bahwa cara saat kita mencoba sesuatu bisa saja tidak berjalan sesuai rencana, dan kita hanya perlu menyesuaikan pendekatan saja. Kegagalan berarti bahwa kita sedang mencoba sesuatu bahwa kita sudah mengambil suatu tindakan. Banyak orang merasa akan terjebak masalah karena mereka takut untuk gagal.

Jika kita berpikir tentang hal ini, yang dapat menjadikan salah satu kegagalan terbesar dalam hidup itu bukan untuk disesali tapi rangkul kegagalan itu, jika kita mau mengambil langkah untuk menuju kehidupan yang lebih baik maka merangkul kegagalan harus kita jadikan suatu kebiasaan, dalam arti kita secara konsisten mampu untuk mengambil langkah berani yang diperlukan menuju keberhasilan dalam kehidupan ini.

Success is walking from failure to failure with no loss of enthusiasm.

- Winston Churchill -

Thursday, 1 October 2015

Sikap Independen itu Sikap yang Unik.

Ku baca dan ku perhatikan kalau sikap  independen seseorang itu merupakan sesuatu  yang unik. dinamis dan kuat.  bisa menjadi tampak menakutkan bagi orang-orang tertentu tetapi sebenarnya dia tidak bermaksud seperti itu. Dia hanya memiliki batas-batas dan aturan-aturan yang dia anut untuk diterapkan pada dirinya sendiri dan orang lain. Seorang  yang independen berbeda dengan sikap pada umumnya. Dia adalah tipe kuat dan tidak lebay. Berikut ini adalah ciri-ciri orang yang independen. Kamukah salah satunya?

1. Dia bisa mengatasi masalahnya.
Dia berusaha menyelesaikan masalahnya sendiri Seorang yang  independen cukup percaya pada dirinya untuk menyelesaikan masalah yang ada. Dia tidak terlalu bergantung pada orang lain untuk ikut menyelesaikan masalahnya. Ketika masalah menghampirinya, ia tidak akan menunggu siapapun untuk menolongnya. Dia lebih memilih untuk menyelesaikan masalahnya sendiri.
2. Dia tidak menempel.
Dia tidak lebay terhadap orang lain ataupun kekasihnya Ia tidak suka terlalu bergantung pada orang lain alias manja. Dia tipe mandiri. Ketika dia memiliki kekasih, dia tidak suka terlalu menempel pada kekasihnya. Dia lebih suka diberi ruang untuk melakukan sesuatu yang menurutnya penting untuk dilakukan.
3. Dia tak memerlukan “terlalu” banyak teman.
Pergaulannya memang luas, tetapi dia lebih memilih dekat dengan temannya yang berkualitas Terlalu banyak teman itu tidak sama dengan pergaulan yang luas. Pergaulan yang luas bukan berarti memiliki terlalu banyak teman. Memiliki terlalu banyak teman yang membuatnya kurang produktif adalah hal yang dihindarinya. Ia memilih berteman secara kualitatif dari pada kuantitatif. Dia mungkin memiliki kenalan yang banyak, tetapi lebih memilih berteman dekat dengan beberapa orang saja yang memberikannya dukungan penuh.
4. Dia menghargai waktunya.
Dia sangat menghargai waktu Dia tahu bagaimana memanfaatkan waktunya dan mengalokasikan energinya ke dalam aktivitas yang tepat. Misalnya, dia tahu kapan harus serius dengan pekerjaannya dan tahu kapan harus pergi keluar untuk refreshing. Dia menghargai kemerdekaan sebagai bagian dari identitasnya dan akan selalu mengatur waktunya dengan tepat.
5. Dia bisa mengatur kondisi keuangannya sendiri.
Dia mampu mengatur keuangannya sendiri Seorang yang mandiri bisa mengurus keuangannya dengan tepat. Dia tidak akan mengizinkan uangnya mengatur kehidupannya. Sebaliknya, dia akan mengatur keuangannya agar tidak terjebak pada sesuatu yang membuatnya bermasalah dengan keuangan. Dia tidak akan berhubungan dengan seseorang hanya karena uang. Sebab ia selalu berusaha untuk bertanggung jawab dengan kondisi keuangannya sendiri.
6. Dia tipe yang menghargai.
Dia tipe orang yang suka menghargai dan dihargai Dia tidak ingin kemampuannya tidak dinilai secara serius. Dia akan menghargai waktu orang lain dan waktunya sendiri. Dia tipe orang yang senang dihargai karena dia selalu berusaha untuk membuat dirinya dan pekerjaannya berharga. Jika ada orang lain yang tidak menghargai dirinya atau pekerjaannya, dia akan menganggap itu sebagai hinaan bagi dirinya.
7. Dia memberi inspirasi.
Dia seseorang yang memberi  inspirasi. Orang  independen hidup dengan tujuan. Dia tidak akan melakukan sesuatu hanya untuk bersenang-senang. Termasuk dalam menjalin hubungan dengan seseorang, dia tidak mau main-main. Dia melihat potensi pada diri seseorang sebagai pertimbangan untuk pilihannya. Sifat ambisiusnya dapat mempengaruhi orang di sekitarnya. Dia dapat menjadi motivator atau pun orang yang dapat dipercaya untuk orang di sekitarnya.
8. Dia suka komitmen.
Mereka berkomitmen terhadap tujuan hidupnya. Seorang yang  independen tidak menetapkan standar ganda atau pun berharap kepada siapa pun., dia akan berkomitmen se bisa mungkin dan dia akan berhati-hati. Maka dari itu, dia adalah tipe yang loyal.

Sumber: tulisan ini disadur www,sigod,com dan dikembangkan dari situs lifehack.org

Artikel aslinya dapat dilihat di sini




Sunday, 23 August 2015

Pendidikan itu, kekuatan masa depan

Salah satu masalah terbesar yang kita hadapi adalah bagaimana menyesuaikan cara berpikir kita untuk menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks, cepat dan berubah dan sulit diramalkan.


Cara kita mengelola pengetahuan. berarti kita perlu memecahkan rintangan-rintangan antar disiplin dan mencari cara pikir baru yang dapat menghubungkan kembali apa yang selama ini terpisah-pisah. Hal inilah yang harus diperbaharui dalam  program pendidikan kita.
Tuntutan pengelolaan pendidikan tinggi supaya lebih efisien dan efektif juga disebabkan oleh perubahan yang terjadi di dalam kehidupan masyarakat.
Dalam proses globalisasi yang sedang dan akan dihadapkan oleh masyarakat dan bangsa Indonesia yang semakin lama semakin intens, maka pertanyaan yang segera muncul, bagaimanakah mengelola sistem pendidikan nasional agar supaya dapat sejalan dengan dimanika global yang sedang akan terjadi.

Sudah kita lihat pula bahwa proses globalisasi di dalam dunia terbuka tidak memungkinkan lagi hidupya suatu organisasi  pendidikan yang mempertahankan status quo. Tidak ada jalan lain harus berubah, harus dinamis, agar output yang dihasilkan semakin lama semakin tinggi kualitasnya.

Apabila organisasi pendidikan tetap mempertahankan status quo, maka hasilnya ialah manusia dan masyarakat Indonesia yang tidak dapat survive di dalam dunia yang kompetitif. Bagaimana mungkin suatu organisasi yang demikian dapat menghasilkan output yang mempunyai kualitas yang dapat bersaing.

Memahami berbagai masalah dalam dunia pendidikan, peran tenaga pendidik baik Dosen maupun Guru, bahkan keluarga mahasiswa/siswa harus mampu merubah kondisi negeri menuju pendidikan yang lebih maju tidak kalah bersaing dengan pendidikan luar negeri, namun hal itu bisa terwujud apabila didasari pendidiknya yang profesional, dibarengi dengan fasilitas lembaga pendidikan yang sangat baik dan memadai, maka lembaga pendidikan tersebut akan mampu mencetak lulusan-lulusan yang terbaik mampu bersaing dengan lulusan Internasional, apalagi dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan berlangsung pada bulan Desember 2015 yang akan datang.

Asean Economi Community dimulai pada bulan Desember 2015 ,pada saat itu akan lebih banyak tenaga kerja saling berkompetisi merebut lapangan kerja, terutama tenaga kerja lokal di masing-masing negara Asean, tentu  tenaga kerja yang punya peluang adalah tenaga kerja yang profesional mampu bersaing dengan tenaga kerja Asing, untuk itu sangat dibutuhkan komunikasi berbahasa Inggris sebagai bahasa Internasional. Di samping itu juga pemerintah Indonesia harus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusianya, baik di dalam negeri maupun Asean, agar bisa mengalahkan tenaga kerja dari luar Indonesia.

Untuk menghadapi tantangan tersebut perlu peningkatan mutu pendidik baik sebagai Dosen atau Guru yang harus dilakukan oleh pemerintah melalui :

1.Sertifikasi

2.Akreditasi

3.Standarisasi
4.Peningkatan gaji dan kesejahteraan pendidik
5.Rekrutmen pendidik yang profesional


Menyambut Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini Pemerintah Indonesia harus lebih meningkatkan mutu pendidik dalam mengemban tugas belajar mengajar agar dapat mencetak  para lulusan  yang berkualitas bisa diandalkan dalam dunia lapangan kerja dan tidak kalah bersaing dengan para lulusan dari lembaga pendidikan negara Asean lainnya.

Seperti yang dikatakan Harry Jusron ,Kepala Bidang Evaluasi Riset IPTEK Masyarakat, Kementerian Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Bahwa riset dan pengembangan sumber daya manusia sangat penting, Agar teknologi hasil risbang dari perguruan tinggi (PT) dan lembaga penelitian dan pengembangan (lemlitbang) sesuai dengan kebutuhan industri, diperlukan kebijakan yang menentukan topik-topik risbang yang harus dilaksanakan, serta mengatur anggaran diutamakan untuk membiayai topik-topik risbang tersebut. Untuk mencapai produk unggulan Indonesia yang tidak tersaingi, diperlukan dukungan dari lembaga yang mengatur arah pendidikan tinggi, penentu topik-topik riset nasional, pembangun kerja sama PT, lemlitbang, pemerintah dengan industri, pembuat kebijakan-kebijakan yang memayungi dan mendorong sinergi pengembangan teknologi dengan pendidikan tinggi. Kita perlu memperbanyak tenaga kerja Indonesia yang mempunyai kemampuan tinggi diberbagai bidang, seperti peneliti, perekayasa, insinyur, ahli kebijakan, operator mesin produksi, manajer, ahli keuangan, ahli pemasaran, serta ahli-ahli lainnya yang sesuai dengan kebutuhan. Ini semua hanya didapatkan melalui pendidikan tinggi berkualitas sehingga diperlukan sinergi antara program pendidikan tinggi, kegiatan risbang, dan kebutuhan industri. 

Selanjutnya baca ; Sinergi Teknologi - Pendidikan Tinggi untuk Pertumbuhan Ekonomi 
Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tidak hanya mempengaruhi kebebasan dalam menjual produk dan jasa saja. Pasar bebas ini nanti juga mempengaruhi pasar tenaga kerja yang ada di Indonesia, terlebih pada tenaga kerja profesional seperti dokter, pengacara, akuntan, dan lain sebagainya.

Di berbagai perusahaan, sudah mulai diberlakukan pembolehan tenaga kerja asing untuk mengisi pos yang belum terisi di perusahaan tersebut. Jika tenaga kerja kita tidak memiliki daya kompetitif, maka masyarakat Indonesia akan tergerus oleh tenaga kerja asing yang lebih handal.

Untuk itu, strategi MEA sangat penting dipersiapkan agar Indonesia tidak tertinggal dalam iklim investasi global yang terus berkembang, dan perlu diingat bahwa daya saing akan sangat luar biasa meningkat di tahun 2015 ini.
ASEAN Community menuntut sumber daya manusia untuk siap bertarung dengan SDM negara ASEAN lainnya, pertarungan ini hanya bisa menang dan dimenangkan oleh mereka yang mengenyam pendidikan tinggi yang berkualitas. MEA memberi  kesempatan seluas-luasnya bagi warga negara ASEAN untuk mendapatkan pekerjaan tanpa adanya hambatan di negara yang dituju, akan tetapi AEC blue print membatasi hanya tenaga kerja yang terampil.

Akhirnya kita semua harus menyadari bahwa : dalam menghadapi MEA 2015 ini  kita harus benar-benar mempersiapkan ketrampilan, keahlian dan inovasi baru dalam bidang pendidikan serta dunia usaha, menghadapi MEA ini tak perlu khawatir tetapi anggaplah ini sebagai tantangan utuk kita semua dalam menghadapi pasar bebas dan persaingan global yang memang harus kita jawab. Perubahan dalam kehidupan di dunia ini akan setiap saat terjadi disebabkan tuntutan budaya serta kebutuhan manusia itu sendiri. Perubahan mental kearah sikap yang  ulet, rajin, berdisiplin, beretos kerja tinggi, cerdas, terampil, kreatif, dan menumbuhkan jiwa berwiraswasta ,ini sangat diperlukan untuk menghadapi era globalisasi tersebut. Globalisasi bagi bangsa Indonesia dapat menjadi peluang dan tantangan. Peluang yang dapat diperoleh adalah pasaran hasil produksi yang semakin luas, perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin cepat, lapangan kerja yang semakin luas dan peluang bisnis yang makin terbuka.

by xcb15





Monday, 20 July 2015

Kebenaran Kontekstual, Identifikasi Keinginan (Will) dan Hawa Nafsu (Passion)...

Saya menulis sebuah status :

“Kadang sesuatu yang dianggap benar oleh orang lain, terasa tidak benar untuk kita. Pun sebaliknya yang kita anggap benar, terasa salah untuk orang lain. Kalau sudah seperti ini bagaimana untuk menentukan siapa yang benar...??? 


Saya meyakini kebenaran mutlak hanya ada di kitab suci, sedang setiap manusia punya keleluasaan memilih kebenaran yang paling sesuai dengan intepretasi dan perspektifnya tanpa harus mempertanyakan kebenaran siapa paling benar. 



Kebenaran sejati untuk kita adalah yang memenuhi syarat: dipahami akal, diyakini hati dan disetujui jiwa. Kebenaran yang mengejawantah pada gilirannya haruslah dapat menciptakan kebiasaan, perilaku dan gaya hidup yang baik dan membawa kebaikan. 


Menyadari bahwa kita dan manusia lain tidak akan pernah mengorbit di existence track yang sama, karena sesungguhnya manusia tidak ada yang kongruen satu samalain. Maka kita boleh belajar dari kebenaran orang lain dan membiasakan diri untuk mampu saling mengingatkan dan menguatkan. Namun tetap memberi ruang pada diri sendiri dan siapapun untuk terus berkembang menjadikan pribadi sejati yang tumbuh semakin baik.”




Sebagaimana prediksi, status ini segera mengundang uraian Kebenaran Tekstual dari Kitab Suci di boks komentarnya:

“Kebenaran itu hanya yang datang dari Tuhan ( QS. AlBaqarah: 184 & Ali Imran: 60),  

bukan berdasarkan keinginan/hawa nafsu masing-masing (QS. AlMaidah: 48).  
Oleh karena itu kebenaran akal, hati, jiwa bersifat relatif tidak dapat diikuti jika bertentangan dengan kebenaran yang mutlak dari Pemilik kebenaran…”




Maka saya pun memberanikan diri melakukan penjabaran, tentang pentingnya meyakini kebenaran akal, hati dan jiwa dalam menemukan kebenaran kontekstuald alam kehidupan yang tengah kita jalani. Agar kebenaran tekstual yang sebetulnya tak terbantahkan dapat benar-benar terinternalisasi dalam kehidupan. Bukan hanya menjadi slogan yang kian hari semakin terdengar klise tergerus masa karena terbatasnya upaya internalisasi dan serbuan doktrinasi yang tujuannya mengkonstelasi belenggu rasa ‘takut salah’ secara tidak proporsional demi melestarikan paham tertentu.


Kebenaran akal, hati, dan jiwa memang relatif karena sangat kontekstual di kehidupan manusia yang tercipta dengan segala kreativitas Maha KaryaNya.  Tetapi, jika saja ketiga modal inner strength manusia ini bersepakat akan sebuah kebenaran maka biasanya jika dicari dengan teliti akan ditemukan sumber hakiki kebenarannya di Kitab Suci. Karena pada dasarnya Nurani yang bersemayam di Jiwa kita tak kan pernah sependapat dengan akal dan hati, jika kebenaran yang diikuti Naluri bertentangan dengan kebenaran hakiki. Meskipun Nurani tak selamanya menang atas Naluri dalam setiap situasi yang dialami manusia, namun di akhir kisah saat kebeningan datang Nurani akan kembali menggandeng Naluri untukmencari jalan menuju kebenaran yang hakiki. Saat itulah kebenaran tekstual terinternalisasi dalam satu kebenaran kontekstual yang akan selamanya menjadi pegangan manusia yang berhasil memahaminya.


Been There, Done That... So many time... 



Kebenaran hakiki akan senantiasa mengajak kita kembali, perjalanan menuju kebenaran hakiki memuat pelajaran yang sangat berharga. Lebih dari jika kita hanya mengikuti kebenaran yang ditemukan, dianut dan dibicarakan orang lain. Karena sejatinya secara fitrah setiap jiwa berkoneksi dengan 'Source'nya, Sang Pemilik Kebenaran. Hanya kualitas koneksi itu yang tak selamanya bebas hambatan tanpa batas. Sesungguhnya, mendengarkan, mengikuti dan memahami kebenaran dalam diri akan mengasah kemampuan kita membeningkan koneksi dengan Sumber Segala Kebenaran.


Bagamaina nasib keinginan (will) dan hawa nafsu (passion)…???


Sesungguhnya keduanya adalah komponen penting yang membangun ‘manusia’ di dalam diri. Karena gairah membangun kehidupan akan terbangkitkan sebagai hasil kolaborasi antara keinginan (will) dan hawa nafsu (passion). Pada tataran yang benar keinginan dan hawa nafsu akan membawa kita pada kualitas hidup yang optimal. Mengapa manusia mudah dibuat begitu takut pada keinginan dan hawa nafsunya sendiri. 



Sedang Allah menciptakan keinginan dan hawa nafsu dalam Naluri sebagai pemandu kita mencapai kualitas hidup yang semakin baik. Maha Benar Allah pun melengkapi ‘manusia’ di dalam diri dengan Nurani untuk memastikan kita tetap terkoneksi dengan The Source. Allah pun mengharuskan setiap hambanya untuk menjalankan ritual yang kan menghindarkan kita dari perbuatan keji dan mungkar. Allah pun melengkapi kita dengan demikian banyak bacaan dan doa yang kan menjauhkan kita dari kesia-siaan.



Pernahkah kita membayangkan hidup tanpa adanya keinginan dan hawa nafsu…???



Menahan keinginan dan hawa nafsu yang membangun atas dasar 'takut' pada Allah akan menjauhkan kita dari membangkitkan gairah membangun kehidupan lewat menemukan kesejatian peran.  Sesungguhnya kita perlu takut pada Allah karena menutup mata dan telinga dari Naluri yang diberikanNya pada fitrah kita sebagai manusia, sama takutnya dengan jika kita terbawa keinginan dan hawa nafsu pada kebutuhan untuk mengumbarnya.



Hidup itu tentang Harmoni. Penting bagi kita menemukan keseimbangan dalam membangun diri demi menempatkan posisi kita sesuai peran sejati. Takdir haruslah kita baca dan terjemahkan, lewat menemukan kebenaran itu di dalam diri. Akal, hati dan jiwa akan membawa kita melalui tempat yang harus kita lewati sebelummencapai tujuan tertinggi. Hukumnya wajib bagi kita untuk senantiasa mengkalibrasi setiap kebenaran yang kita temukan dan yakini dalam perjalanan kehidupan agar tidak bertentangan dengan kebenaran yang hakiki. 



Maha Benar Allah dalam setiap FirmanNya, itu tak terbantahkan. Maka mari sama-sama kita akui Maha Kerdil manusia yang tidak berusaha untuk memahami arti FirmanNya bagi kehidupan di dalam diri kita.  Percaya saja pada apapun kata manusia lain. Sedangkan guru terbaik bukan dia yang menunjukkan jalan kebenaran, melainkan dia yang berhasil mengakomodasi murid-muridnya untuk menemukan kebenaran mereka sendiri. Kebenaran Kitab Suci tidak boleh hanya dimengerti secara tekstual, perlu dilanjutkan dengan analisis kontekstual lewat internalisasi setiap kebenaran. 



Hingga menjadi Khalifah di muka bumi bukan lagi kata-kata klise yang semakin buram maknanya. Kekhalifahan seorang manusia ditentukan dengan kemampuannya menerjemahkan kebenaran dalam mengenali spesifikasi dirinya, yang pada gilirannya menghasilkan kebutuhan untuk berbuat kebaikan di alam semesta sesuai dengan spesifikasi tersebut. Adapun analisis spesifikasi bagi manusia tidak mungkin dilakukan tanpa melibatkan analisis keinginan (will) dan hawa nafsu (passion). Agama, Kitab Suci dan Kebenaran Ilahi sejatinya adalah peta dan kompas untuk menemukan jalan mendaki tujuan akhir. Sedang akal, hati dan jwa adalah GPS yang akan menunjukkan rute yang harus kita tempuh.



Berdasar pengalaman hidup, kebenaran yang kita temukan dari mempelajari kesalahan akan tertanam di dasar hati dan kita terhindar dari kesalahan yang sama. Setiap manusia sejatinya perlu punya keberanian untuk menyatakan kebenaran mereka tanpa perlu bersembunyi di balik kebenaran tekstual di kitab suci. Manusia perlu melakukannya dengan pengetahuan dan pengalaman mereka, dikombinasi dengan anilisis kebenaran ayat-ayat Allah yang bertaburan di semesta menggunakan akal, hati dan jiwa. Hingga bertemu dengan kebenaran kontekstual. Kemudian dilanjutkan dengan membedah dan membandingkan kebenaran kontekstual itu dengan kebenaran tekstual. Barulah manusia akan bisa dengan jelas memahami bagaimana kitab suci sudah memuat setiap prinsip kebenaran yang bertaburan di jagat raya tanpa manusia harus berbantahan tentangnya.



Konsistensi kita pada kebenaran tak boleh lekang tergerus zaman. Kitapun perlu punya keberanian untuk mengakui pada diri bahwa kebenaran yang kita punya memang sangat relatif. Maka jika tiba saatnya kebenaran yang lebih tinggi datang menghampiri kesadaran kita, maka wajib bagi kita untuk mengupgrade kebenaran versi sebelumnya, hingga akhirnya kita mencapai kebenaran hakiki yang tersurat pada kebenaran tekstual di dalam Kitab Suci. Bahkan pemahaman kita atas sebuah teks dalam kitab suci akan berkembang seiring dengan semakin dekatnya kita pada Sumber Kebenaran yang Hakiki. Tanpa melakukan upgrading terus menerus semacam ini, manusia hanya akan bisa bernyanyi tentang kebenaran kitab suci tanpa penghayatan. Karena gagal merasakan seberapa benar kebenaran itu bagi kehidupannya.



Live the life at the most, then make heaven a place on earth... 

Itu tugas manusia...


Semoga…


share from; Arifah Handayani/ facebook.com/notes.  

Saturday, 27 June 2015

SABAR....

Sabar itu berarti Menahan

Menurut istilah yaitu menahan diri dari segala hal yang tidak disenangi atau menerima dengan ridho terhadap hal yang tidak disenangi yang telah sedang menimpanya.


Sabar itu ada 3 :


Sabar untuk mentaati terhadap segala perintah Allah sampai dia menunaikannya. Baca Al baqarah 45.

Sabar untuk menjauhi segala hal yang dilarang Allah

Sabar tehadap qodo' dan qodarnya. 

Mudah2an berguna..yaa

Sunday, 7 June 2015

Motivasi Diri

Banyak teori motivasi yang dikemukakan oleh para ahli yang dimaksudkan untuk memberikan uraian yang menuju pada apa sebenarnya manusia dan manusia akan dapat menjadi seperti apa. Motivasi adalah  hasil sejumlah proses, yang bersifat internal atau eksternal bagi seseorang individu, yang menyebabkan timbulnya sikap antusiasme dan persistensi dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu. Kebutuhan yang belum terpenuhi menciptakan tegangan yang merangsang dorongan-dorongan dari dalam individu untuk mencapai tujuan dimaksud. Sementara itu, tidak selamanya suatu motivasi mengalami pencapaian tujuan seperti yang diinginkan dan proses yang berjalan pun bervariasi. Sebagai contoh, setiap orang memiliki kebutuhan untuk makan. Namun, setelah kebutuhan makan terpenuhi, maka seseorang tidak akan dapat “dimotivasi” dengan makanan lagi. Lain halnya apabila seseorang belum makan selama beberapa hari, maka kebutuhan untuk makan tak terbendung lagi dan suatu dorongan akan muncul untuk memenuhi kebutuhannya

Semua orang mampu berpikir dan bertindak. Sedih adalah hal yang harus kita rasakan karena jika kita tidak mengenal atau tidak tahu perasaan sedih maka kita tidak akan pernah merasakan rasanya bahagia itu seperti apa, hidup kita mungkin akan datar saja seterusnya tanpa ada lika-liku kehidupan dan hidupnya kurang berkesan. karena jika hidup tanpa motivasi tidaklah akan berguna hidup ini. Motivasi paling besar memang motivasi yang datang pada dirinya sendiri namun meskipun begitu kita sebagai teman sebaiknya memberikan sedikitnya nasehat, masukan atau apapun itu kepada teman kita yang sedang sedih supaya dia lebih merasa tenang.

MENGELOLA POTENSI DAN MOTIVASI DALAM HIDUP
Manusia memerlukan titik tolak untuk beraktivitas, diantaranya adalah potensi dan motivasi
Potensi bersifat konstan, sedangkan motivasi sangat dinamis dan fluktuatif
Potensi saja belum cukup untuk menggerakkan seseorang untuk berbuat. ( Ibarat mobil, sebagus apapun mereknya jika mesinnya tidak ada akan percuma )

DARI MANA DATANGNYA MOTIVASI ? Sesaat  kita bersemangat dan di saat lain merasa loyo dan pasrah, maka :
Motivasi atau tenaga pendorong itu itu bisa datang dari dalam diri kita sendiri, tetapi bisa pula datang dari luar
Motivasi yang datang dari dalam diri bersifat lebih permanen daripada motivasi yang berasal dari luar diri
Untuk itu, kita harus selalu meningkatkan motivasi yang ada di dalam diri kita sendiri.
Motivasi dari luar juga penting namun sebagai pelengkap saja.
Jangan sebaliknya, akan menjadi ketergantungan. Begitu motivasi tsb hilang, kita akan berubah jadi orang yang tidak semangat.

Pertanyaan yang perlu kita renungkan agar kita memiliki pemahaman yang pas tentang diri dan kehidupan ini yang berkaitan dengan rendahnya motivasi kita. Cara mengatasinya dengan pertanyaan :
Harus memahami siapa diri kita sebenarnya.
Kita ini siapa,
Dari mana datangnya,
Untuk apa hidup ini dan
Kita mau kemana

Kita hanya butuh pemahaman ini dengan 2 (dua ) methode :
Dengan senantiasa meningkatkan kemampuan kita dalam mengelola emosi kita dan emosi orang lain.
Dengan senantiasa meningkatkan kemampuan kita dalam memahami keberadaan Tuhan dalam diri kita

MODAL DASAR UNTUK MELAKSANAKAN DUA METODE TERSEBUT
Diniatkan  sebagai  bentuk perbuatan ibadah
Pandai mensyukuri nikmat
Mengerjakan sesuatu hal dengan Ikhlas
Mampu mengelola perasaan kecewa
Berusaha memperoleh kepuasan dalam melakukan suatu kegiatan.
Senang di contoh orang lain
Menyeimbangkan hak dan kewajiban
Menyikapi perubahan secara positif
Tidak menomor satukan “reward & Punishment” sebagai motivasi



Sumber timbulnya motivasi dalam kehidupan pribadi bisa dikarenakan :

Ketakutan
Ketakutan dapat menjadi motivator kuat, contoh nya “ melewati jalan dalam kegelapan “
takut dirampok dan dibegal orang jahat mendorong kita untuk mengajak teman pulang bersama.
Sisi buruknya waktu pulang tidak bisa seterusnya bisa sama , lebik baik bukan karena takut tapi
Kita membutuhkan alat penerangan portable.

Dorongan
Daya tarik reuni SMU merupakan dorongan untuk mengenang suasana masa sekolah dan menambah keakraban bersama teman
Sikap
Sikap positif dapat memotivasi untuk bertindak dan merasa nyaman, tapi sulit mempertahankan motivasi hanya karena sikap.Jadi anda bisa cari perumpamaan yang lain ya !!.
Karena Kebutuhan Pribadi
Memiliki tujuan yang memenuhi kebutuhan pribadi merupakan dorongan kuat.Kebutuhan pribadi, nilai nilai, dan keyakinan merupakan perasaan emosional yang tak tampak tapi  ingin anda penuhi melalui pekerjaan dan keluarga. Hal ini merupakan dorongan yang berkelanjutan dan terbukti sangat kuat.

Kita harus selalu MENJADI  ORANG YANG BERSEMANGAT.
Orang bersemangat itu tidak hanya karena uang.
Orang bersemangat itu tidak hanya karena pangkat/ status/latar belakangnya.
Sebagian besar orang bersemangat karena mereka tahu bahwa perannya dalam hidup ini sangat penting.
Sekecil apapun yang dikerjakannya, jika mereka tahu bahwa apa yang dilakukan merupakan bagian yang harus ada dalam kegiatan hidup ini, pasti mereka akan melakukan dengan penuh semangat.
Tahu bagaimana menunjukkan dan membuat orang lainnya tahu bahwa perannya sangat penting.
Sedikit banyaknya kontribusi secara finansial bukanlah ukuran penting tidaknya peran seseorang, tapi keberadaannya dalam lingkungannya itu yang membuat dia penting.

Kita harus bisa MENGHARGAI ORANG LAIN MERASA PENTING
Dengarkanlah mereka bicara atau berbuat sesuatu secara baik-baik dengan penuh perhatian.
Jangan sekali-kali pada saat orang lain bicara dihadapan Anda, tetapi  Anda mendengarkannya sambil menulis, atau mengangkat telepon (sengaja telepon) kecuali sangat mendadak.
Hargailah pendapatnya,  masukan dan ide-idenya,  berilah umpan baik positif untuk menanggapinya sehingga mereka merasa penting.
Hindarilah tindakan atau ucapan yang menyebabkan mereka merasa jatuh harga dirinya, bukan hanya semangatnya saja yang akan turun tapi bisa jadi orang tersebut akan berubah menjadi “trouble maker”.
Terimalah ide dan sumbangan pemikirannya dengan penuh pengakuan dan seandainya harus menolak idenya tolaklah secara bijak seolah-olah penolakan itu merupakan dorongan untuk memperbaiki idenya dan tidak “kapok” untuk memberikan idenya kembali.

SESEORANG DAPAT TERMOTIVASI JIKA
Kita mengucapkan salam lebih dahulu.
Dan mengembangkan jabat tangan yang hangat dan sambil menatap matanya.
Memberi kan pujian yang tulus.
Memberikan senyuman pada saat bertemu dan berpisah.
Jangan lupa tanyakan kesehatan dan kondisi keluarganya.


Semoga tulisan ini bermanfaat untuk pembaca.