Showing posts with label puisiku. Show all posts
Showing posts with label puisiku. Show all posts

Monday, 12 October 2015

Biarkan Ku Merindu..

Rindu itu jarak antara kita dan waktu
yang menjadikan utuh tak lagi separuh
Aku tak mau memaksamu untuk merinduiku
dan engkau juga jangan pernah melarangku untuk merindumu
Biarlah aku yang mengayuh rindu ini hingga kita berkumpul lagi disini
atau hingga perantauan telah sampai memberi pengalaman hidupm usai
Biarlah aku yang merenda rindu ini diguratan senjaku,
di malam kelamku, hingga semua isi alam telah terlelap
namun rinduku selalu terjaga untukmu nak...
Biarkan rinduku ini mengukir dirimu walau kau juga begitu mengharap
Namun masih terngiang lagi kata kata indah dari mulut mungilmu yang kau kalungkan
di hatiku hingga kau berujar “mama jangan sedih yaa….doakan aku secepatnya selesai...”
Kutahu semua asa dan cita citamu itu harus diperjuangkan, diraih dan di gapai
karena semua makna itu ada tersirat dalam takdirNya.

Biarkan rinduku tak pernah berhenti merindukanmu.
andaikan jarak ini bisa kulipat lipat,
ku tak ingin mimpi mimpimu itu menjadi musnah oleh rindu ini.
Ingatlah slalu jaga dirimu, pandai pandailah menata diri dan tak lupa berdoa pada Allah sebagai tanda rasa syukurmu.
Doa kami menjadi pelindung dirimu…


By: OE

Friday, 2 January 2015

Di penghujung Akhir Tahun 2014 Berlalu...



365 hari yang lalu.
aku hanya dapatkan puluhan hari-hari saja yang isinya hanyalah canda tawa.

tanpa sejumput pun duka.
tanpa sebintikpun  ingatan pada siapa-siapa.

dan,
ratusan lagi hari yang terbaki-baki.

terisi dengan bermacam cawan tembikar suka dan lara.
moga tak terlalui dengan beragam adegan lara.


penghujung hari 365.
aku tadahkan dua tangan  dengan setulusnya.
moga tahun baru esok lebih dipenuhkan Tuhan dengan yang baik-baik saja.

pada jam-jam akhir diujung tahun.
dari jendela kupandang malam.
aku senyum dalam gambaran dianak mata penuh bayang angan.

dengan jari telunjuk.
aku towel gumpalan salju putih yang turun biar terpecah jatuh ke tanah .
seakan aku  menjadi seorang perempuan yang baru terlahir .

——
Ku semat kata padamu sahabat:
........selamat tahun baru 2015, semoga Tuhan penuhkan hari mendatang dengan penuh berkah, semoga dan semoga diperkenankan..dan semoga beratus-ratus hari  tak ada lagi duka. Berganti rasa bahagia yang abadi.
Yang tak lagi mengundang air mata.
Tapi penuh senyum ceria.
Dan doa ku.
Moga tali kasih dan rasa cinta kita abadi selamanya.

Thursday, 28 November 2013

Rindu itu tak pernah usai....


6 Oktober 2010 pukul 18:48 

Untuk kesekian kalinya
Aku diam dalam ruang mimpi yang kusekat sendiri
Mencumbu sepi dalam detak kerinduanku kepadamu

Kekasihku...
Aku menari dalam imajinasi yang kucipta sendiri
Menikmati setiap sensasi rasa cinta yang kuabadikan untukmu

Cintaku...Semua hal yang ada padamu slalu hadir disini




Didalamku, saat aku ingin mengulang suka ketika kau ada
Sampai saat ini, ketika cerita itu belum usai
Kau akan slalu menjadi inginku
Kepada engkau disana
Dapatkah kau baca semua itu di mataku??
Atau lewat linangan airmataku??
lewat raut muka ku yang memang slalu berharap kau kembali

Lihatlah itu..
Karena aku tak sanggup untuk bicara
Aku tak pernah bisa teriakan hatiku
Aku selalu bisu di hadapmu kesekian kalinya


post,by.lala_lili :y-2010


Sunday, 17 November 2013

Kisah..



poem

Friday, 15 November 2013

Jujur sajaaa...



Ke tak mampuan ku memahami dirimu
makin membuat aku terkatung-katung dalam mimpi tak bertepi,
tanpa awal tanpa akhir
tak punya jiwa, tak punya hati
hanya hantu yang menghantui diri sendiri
dengan kesenangan melayang yang harus ku lawan
rasanya kita harus mulai membuat teritory diri
antara kita 
jujur saja...apa susahnya! 
Apa yang kita cari
kenapa kita cari..kapan kita cari
atau…siapa yang kita cari
Ku harap semoga pintu tak kau ketuk lagi
tak perlulah aku menghampiri pintu demi pintu untuk memastikan nya, yang mana engkau
aku terseret  diujung hari menguning, memerah, dan mulai gelap….
menghantui diriku sendiri dengan cerita
lelahnya aku, belajar memahami dirimu.

Wednesday, 24 July 2013

Demi.. “waktu”.


Kau ada dan tiada temani setiap makhluk bernyawa
Kau telah bersama saat tangisan pertama
Kau bisa melangkah, tapi tak pernah hentakan kaki
Kau bisa ku rasakan tapi tak bisa kumiliki
Kau bisa ku gunakan tapi tak bisa ku simpan di hati
Kau berjalan bersamaku tapi ku tak bisa menghentikanmu…
Kau tak pernah merasa takut tentang masa depan atau melihat masa lalu
Kau tak pernah mendahului ataupun didahului, selalu berjalan konsisten
Kau nyawa di sejarah kisah ku

Kau lewati dan bawaku pergi ke batas detik kehidupan.
Lalu aku bergumam sendiri,” begitu cepatnya dia berlalu..sedangkan aku masih disini”
Kau  selalu berjalan sendiri dalam ruang tanpa kisi-kisi, tanpa pernah menyakiti…
Kau tak pernah peduli mau di ibaratkan seperti pedang, nyawa, uang dan banyak lagii…
Kau juga tak pernah memikirkan kapan harus untuk berhenti…

Andai kau berhenti ???...kehidupan pun MATI ..!!!!. 

Friday, 19 April 2013

Ya sudahlah..aku ingin tidur dulu.

Malam ini,
seperti sebelumnya.
masih tetap sama,
tak ada yang berubah.
Binatang malam bernyanyi,
semilir angin menemani,
sinar bintang masih bersembunyi,
bulan tertunduk,
tanda tak senang,
karena aku tak riang.

Sesaat,
sebelum aku tertidur,
sebelum aku mendengkur,
hanya ingin mengucap salam,
menyampaikan maafku,
pada setiap mahluk,
tentang kealpaanku,
yang selalu terulang,
dan tak bisa kuubah,
walau aku ingin berubah
.

Bintang, sebetulnya siapa yang salah?
aku ataukah engkau?
mengapa kau biarkan aku patah hati?
sedang kau tahu aku tak pernah merasakan,
sakitnya patah hati di sini
Nasehatmu itu,
membebaniku,
dan sungguh-sungguh,
membebaniku.
Ya sudahlah..aku ingin tidur dulu...

Wednesday, 27 March 2013

Masih ada matahari

Aku cemburu,
entah kenapa,
aku tak bisa seperti itu,
walau harus kusyukuri,
masih ada cemburu di hati ini.

Hanya bisa berharap,
kembalinya sesuatu yang telah pergi,
walau lama akan dinanti,
walau jauh akan dicari.

Jika ada waktu tersisa,
kunjungi aku kapanpun kau mau

Matahari tak pernah sangsi atas kesetiaanku,
karena aku selalu menyambutnya setiap pagi,
dengan sapaan terhangat yang pernah kuberi,
dengan senyuman termanis yang aku punya.

Monday, 12 November 2012

Mantra Jiwa


Aku lelah mencumbui kerinduan ini, sayang.
Seringnya aku lewatkan lelap mengurai benang harap..
Agar engkau lekas kembali saat aku terjaga.
Adakah sesuatu yang dapat mengubah dunia..selain saling mencinta?

Bagaimana kubisa memaksa lupa..
Sebab rasa kutekan, semakin kuat justru menjerat...

Inilah siksa dalam nikmat ...
Untuk kerelaan sebenarnya memaksa..
Tak pernah ingin lepas sejujurnya
tak ikhlas…

Maka jangan kau pinta aku lagi untuk kembali menata pecahan – pecahan rasa yang berserakan.
Biarkan aku sendiri …!! Menanti tanpa harapan..

Pengorbanan itu selalu menyakitkan.
Pengorbanan bagi sebuah perubahan..
Pengorbanan diri karena Cinta adalah jalan jiwa untuk menemukan kedamaian...
Walau itu tak semudah aku menuliskannya saat ini.

Saturday, 6 October 2012

Kenapa Harus ....



Dia, yang kucemburui

Selalu ber makeup untaian kata-kata lembut membara,

luluhkan hati yang lunglai dalam  harap tak bertepi


Dia, membuatku melayang jauh ke alam rindu

Meski hadirnya tanpa tanda tanda, dan suka tebar pesona

Menggoda jerat  nada kata menepis realita

Laju dan terus maju menerjang terjang
Terlahir tanpa pola, tanpa raga
Tanpa basa-basi, terus beraksi
Entah disuka entah dibenci,
tak ku-peduli 


Sunday, 9 September 2012

Biarkan Rasa Itu Mengakui



Yang seharusnya menjadi harapan, hilang bersama waktu
Haruskah aku menyalahkan cinta?
Kenapa harus ada cinta di dunia ini?

Inginku hidup ini tenang tanpa rasa
Mengakui kenyataan pahit sendiri
Hanya bisa menyaksikan semuanya terjadi
Dan tak tahu harus berkata apa


Aku bingung Ya Allah..
Jika memang itu yang terjadi
Tunjukkan pada mereka jalan yang terbaik
Tunjukkan apa yang harus mereka lakukan
Biarkan hati dan akal yang berkehendak
Tanpa mendahului salah satunya

Biarkan waktu yang bicara
Dan lihat siapa yang bertahan
Inginku semuanya bisa hidup normal tanpa rasa




Saturday, 12 May 2012

I Love U


Aku marah bukan ku tak suka
Aku marah bukan ku tak cinta
Aku marah karna ku sepi….
Sepi akan hadirmu,
sepi akan hangatmu,
sepi akan senyummu,
sepi akan sapamu,
sepi aku merindu….
Rindu dekatmu, rindu dekapmu, rindu detak jantungmu,..
Marah ku… karna ku butuh hadirmu bersama ku
Marah ku… karna ku butuh belai kasih sayangmu
Marah ku, karna…. Karena hanya dengan begitu ku dapat mencuri perhatianmu walau hanya untuk bertengkar…
Dengan pertengkaran, ku dapat merasakan dasyatnya perhatianmu yang tertumpah hanya untuk ku…
Maaf bila ku slalu menjengkelkan hati dan pikiranmu..
I LOVE U….

Thursday, 10 November 2011

Bahagia itu..



Bahagia itu dari dalam hati.
Kesannya Zahir rupanya Maknawi.
Terpendam bagai permata dalam hati.
Terbenam bagai mutiara disalut nurani.
Bahagia itu pada HATI, bertahta di kerajaan diri.
Bahagia itu pada JIWA, mahkota singasana rasa.
Bahagia adalah kesabaran, bila susah tak gelisah,bila miskin tak pemarah.
Hakikat bahagia itu ketenangan, bila hati mengingat Ar-Rahman.
Ketahuilah mengingat Allah itu memberi ketenangan pada hati
Cita-cita satu tetapi jalan berliku.
Tujuan sama tapi kaedahnya berbeda. Lalu bermacamlah jalan kesana.
Ada yg berkata bahagia itu pada harta diukir dari intan permata.
Tidak kurang merasakan bahagia itu pada rupa. Ditempa oleh wajah rupawan
Sama-sama mengerti maksud tersemi takdir Ilahi. Itulah zikir yg hakiki.

80411/1;46 di tulis oleh, hanzavlaz.abatasa./09

Thursday, 13 October 2011

Perasaan Rinduku ini..

Andai engkau tahu perasaanku saat ini
Bahwa aku merindukanmu
Takkan pernah ada yang lain 
dihatiku kecuali dirimu


Tlah lama kupendam sejuta rasa kerinduan padamu
namun aku masih mencoba menahan perasaan ini
Entah bagaimana caranya aku
harus mengungkapkan semua ini


Aku ingin melewati semua hari besamamu
dengan sepenuh hati
dengan rasa cinta yang kita punya
Kini engkau jauh dan aku teramat merindukanmu


Bagaimana harus kulakukan agar aku tau pasti 
bahwa engkau merindukan aku juga?
Aku ingin kau terus bersama hatiku
menyimpan dan menjaganya


Sayang, aku ingin terus berjalan bersamamu
karena aku sayang padamu
teramat mencintaimu


Menarilah bersamaku dengan
bintang-bintang malam ini
Dan peluk aku bersama impianku



121011

Ketika waktu terhenti...

Ingin kuhentikan semua waktu
dan kubiarkan kamu mendatangiku


Biarkan hanya aku dan kamu
bersamaku ketika waktu terhenti


Melewatkan semua hari dan masa
yang takkan pernah berjalan..


Wahai jiwaku yang telah lapuk
Kapankah engkau akan kembali
kepada kecemerlanganmu seperti dulu
ketika diri merasakan indahnya nikmat hidup
Ketika sinar mampu menerangi seluruh kalbu


Mengapa kini kenikmatan semu
begitu mudahnya mencabik-cabik dirimu
layaknya seekor singa menerkam rusa


Dulu engkau begitu teguh menepis badai
yang silih berganti laksana batu karang
Kini tiupan kecilpun sudah membuatmu
terombang ambing ke awang-awang


121011

Saturday, 24 September 2011

Cemburu itu Sifatku...


Cemburu…

Rasa yang terlalu indah untuk diungkapkan..
Tanpa cemburu hilanglah warna-warni hidup ku..
Karena cemburu ku bisa tertawa
Cemburu juga telah membuatku bisa menangis

Rasa cemburu itu..
Memberi ku kekuatan untuk terus berubah..
Membangkitkan semangat untuk jauh melangkah..
Meniup api persaingan demi menciptakan perbedaan
Agar diriku jadi yang terbaik di antara terbaik.

Syukur Ya Allah..
Atas nikmat rasa ‘cemburu’ ini
Jangan kau hilangkan ia dari hatiku..
Karena ia telah memberiku kebahagiaan dan ketenangan..

Cemburu telah membawaku mencintai- Mu sepenuh hatiku
Pandulah rasa cemburuku ini
Menuju kebahagiaan yang abadi


Nukilan: Ummu Fathimah/khadijahmuhamad,\AR 120411/21;51

Tuesday, 20 September 2011

THANK YOU


To those of you who have pushed me, thank you.
Without you I would have fallen.

To those of you who laughed at me, thank you.
Without you I wouldn’t have cried.

To those of you who just couldn’t love me, thank you.
Without you I wouldn’t have known real love.
To those of you who hurt my feelings, thank you.
Without you I wouldn’t have felt them.

To those of you who left me lonely, thank you.
Without you I wouldn’t have discovered myself.

But it is to those of you who thought I couldn’t do it;
It is you I thank the most,
Because without you I wouldn’t have tried.

Friday, 15 July 2011

Puisi Sayang Itu Untuk Kamu

Sayang itu..
Waktu aku melihat mata kamu.. 
Lalu bilang dalam hati ‘jangan tinggalkan aku’.


Sayang itu..
Waktu aku bahagia melihat kamu tertawa lepas..
Apa lagi jika tawa itu karena aku..


Sayang itu..
Waktu aku mencoba mengerti kamu.
Biar itu sulitnya bukan main..


Sayang itu..
Waktu kamu memaafkan semua kesalahan ku.
Biar salahku menyakiti kamu! Sangat!


Sayang itu..
Ketika kamu diam pada waktu aku cemburu..
Biar hatiku sebenarnya berteriak meminta pengertianmu..


Sayang itu..
Ketika aku marah karena kuatir akan keadaan kamu!
Bukan marah karena kamu terlambat pulang setelah main!


Sayang itu..
Waktu aku tersenyum ketika kamu tak membalas sms ku.
Lalu menelpon mencoba meminta penjelasan kamu.
Bukan marah karena tak diperhatikan!

Sungguh.. 

Sayang itu ketika aku mulai mengerti kamu. 
Ketika aku menghilangkan curiga dan prasangka burukku. 
Ketika aku mencoba tersenyum pada saat cemburu. 
Dan pada saat aku menghargai segala usaha kamu.


Sayang itu.. 
Waktu aku belajar menjadi dewasa,
dan belajar untuk memahami kamu.
Ketika aku belajar tak egois lagi,
dan mencoba menghilangkan semua pemikiran negatif,
yang mungkin akan kamu lakukan diluar sana!


Sayangku ini.. 
Akan terus merangkulmu dan mensupport kamu..
Agar nanti..
Kita bisa sukses dan hidup bahagia bersama selamanya.. Berdua..
Aku kamu dan hidup kita!


Jika aku jodoh terbaikmu..
Aku akan belajar menjadi suami yang mengerti kamu..
Menerima kamu apa adanya..
Karena kamu..
Patut mendapatkan yang terbaik buat hidupmu..
Dan aku mau itu adalah aku!
Lelaki yang akan terus setia mencintai dan butuh kamu!





(Sebuah curahan hati untuk selalu berusaha yang terbaik. Puisi Sayang Itu untuk Kamu, dalam menjalani bahagia bersamamu)
140711

Wednesday, 13 July 2011

Aku ingin...

Aku tahu Allah...
hidup berisi ujian
Tapi...
masih saja hatiku ini sedih
masih saja hatiku khawatir

Sering...
aku menangis dalam hati
menyesali yang ada

Aku mohon...
temanilah aku,
aku ini hanya orang bodoh
tak tahu apa-apa di dunia ini
aku ingin bermanja
ditemani oleh-Mu


Monday, 13 June 2011

Rindu..





saat kerinduan itu datang…

saat kerinduan itu menjelang…

saat kerinduan itu mampir…

saat kerinduan itu hadir…


ia…

mengguncang jiwa…

menggelegakkan dada…

ia…

menggetarkan hati…

mendidihkan sanubari…


kepada siapa kita memendam kerinduan…

kepada khaliq kah yang menentramkan perasaan…?

atau…

kepada makhluk yang merisaukan perasaan…?

hingga kita terbuai dalam genangan perasaan yang tak menentu…