Showing posts with label flower. Show all posts
Showing posts with label flower. Show all posts

Thursday, 21 July 2016

JIKA DIA SEBUAH CINTA

Dear....


Dia tak menyiksa, Namun mengisi
Jika dia sebuah cinta...
Dia tak memaksa . Namun mengerti
Jika dia sebuah cinta...
Dia tak datang dengan kata...
Namun menghampiri dengan hati


Jika dia sebuah cinta...
Dia tak datang karena permintaan
Namun hadir karena ketulusan...
Kasih sayang...


Jika dia sebuah cinta...
Dia tak hadir karena kekayaan
Namun karena pengorbanan
Dan kesetiaan...


Jika dia sebuah cinta...
Dia menerima apa pun
Kekurangan yang aku punya...


Jika dia sebuah cinta...
Dia datang dari Syurga
Untuk menghapus...
Duka...




Dan berkata;


"Aku mencintaimu bukan karena engkau spesial, tapi karena engkau membuatku merasa spesial"


"Aku tak memintamu berikrar mencintaiku seumur hidup, sehari, atau seminggu, sewindu, atau mungkin, seumur jagung"






Cukup katakan;



"Hari ini aku mencintaimu...lalu Esok kau katakan lagi, sayang"




I MISS YOU SO MUCH
every moment in my life


Love & Dear…Just  the WAY  U are

by ; unknown07/21/2016.

Sunday, 10 January 2016

Masyarakat Harus Kritis dan Cermat Terhadap Pengobatan Alternatif.

Kasus meninggalnya pasien pengobatan alternatif  Chiropractic yang diberitakan media massa di awal tahun 2016 ini di jakarta, telah menghebohkan sebagian masyarakat Indonesia. Masalah pengobatan alternatif ini masih akan banyak menelan korban bila pemerintah sebagai otoritas perijinan dan sertifikasi tidak membenahi sistim pengawasan nya dan masyarakat pun secara personal juga harus cermat dan cerdas sebelum memilih cara pengobatan ini. Masyarakat kita ini mudah silau dengan tampilan dan iklan promosi pengobatan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Kata bijak leluhur kita "teliti sebelum membeli"
Oke kita ulas dulu dari bentuk dan asal kata Chiropractic (berasal dari kata yunani,chiros=tangan, practicos=praktis) secara harfiahnya diartikan sebagai pengobatan “menggunakan tangan”. Di Indonesia biasa disebut “tukang urut”. Karena yang “mengurut” itu bule apalagi dari negara paman Sam (Amerika) nama dan imej nya jadi beda ditambah tongkrongan kliniknya ada di pusat perbelanjaan mewah dan bayaran nya pake dollar..keyeeen ..wuiiihh...hehehe. 

Kita melihat dari teknik terapi pengobatan alternatif chiropractic ini sama sebangun dengan cara di urut/ pijit. Metode pengobatannya, difokuskan untuk membetulkan struktur  tulang belakang dengan menggunakan usapan tangan. Bagi sebagian orang urut tulang punggung ini dipercayai adanya hubungan antara suatu penyakit dengan perubahan posisi tulang belakang, seperti  mengobati sakit pinggang dan syaraf terjepit atau gangguan nyeri lainnya tanpa obat dan  cara ini digunakan oleh pasien dan keluarganya untuk terhindar dari operasi yang sering menjadi solusi  penyembuhan oleh dokter. Hal ini normal nya kerja tukang urut.

Bagi sebagian masyarakat di desa atau di kota kota, cara pengobatan ini sudah tidak asing dilakukan secara tradisional. Perlu diingat, kita harus tahu latar belakang orang yang akan melakukan therapi ini secara pasti dan teruji dalam menangani pasien terutama dalam hal pengetahuan dan ketrampilan pengobatan yang sesuai dengan ilmu kedokteran, dan kalau perlu ada sertifikat pengakuan profesi dari kementerian kesehatan. Contohnya seperti dukun beranak (paraji, bahasa sunda, red) dilakukan pengujian (sertifikasi profesi) dan penambahan wawasan pengetahuan kedokteran atau cara pengobatan terapi tusuk jarum alias akupunktur.

Seperti hal nya Chiropractic ,Pengobatan dengan cara akupunktur ini juga pertama kali di perkenalkan oleh orang asing asal Tiongkok bernama Tseng Kai seorang tabib pengobatan tradisional Tiongkok yang dibawa oleh dokter Tiongkok ke Indonesia pada tahun 1962 untuk mengobati Bapak Presiden Soekarno sakit saat itu. Methoda pengobatan ini akhirnya juga diberikan surat ijin praktek  oleh menteri kesehatan untuk membuka praktek di Indonesia setelah teruji mengobati sesuai prosedur kesehatan, bahwa tusuk jarum sebagai pengobatan tradisional sangat ampuh menyembuhkan bermacam penyakit yang ada hubungannya dengan saraf, linu, pegal rematik dan kelumpuhan. Hal ini bisa di buktikan secara ilmu kedokteran  ditambah dengan ketrampilan pengobatan yang  dilakukan dengan metode penyembuhan yang berbeda di setiap wilayah karena ternyata pengobatan ini tidak hanya teori dan ketrampilan pengobatan saja tetapi perbedaan akibat pengaruh iklim pun menjadi faktor dalam terapi pengobatan.

Jadi jelas bahwa metoda pengobatan apapun di dunia ini tidak haram hukumnya untuk di gunakan sebagai usaha kita untuk mencari obat penyembuh. Namun bagi kita sebagai calon pasien perlu berpikir kritis untuk mencari tahu kemampuan, dan keahlian maupun ijin praktek yang telah diterbitkan oleh lembaga kesehatan Republik Indonesia . apakah itu klinik , perorangan atau apapun namanya termasuk pengobatan yang berbau agama dan kepercayaan. Semua prosedur dan ijin ini sangat perlu dijadikan pertimbangan kita sebelum melakukan jasa pengobatan atau jasa non pengobatan lainnya. Kesemua itu untuk keselamatan dan perlindungan hukum bila terjadi kesalahan atau penyimpangan profesi terhadap kita sebagai konsumen di suatu waktu nantinya. Kepercayaan atau keyakinan saja tidak cukup untuk ber transaksi  dalam imbal jasa pengobatan, tapi rekomendasi dan ijin serta pengakuan profesi yang resmi dikeluarkan oleh pemerintah atau badan yang bertanggung jawab dari profesi itu harus ada dan dapat kita akses dan tanyakan ke badan bersangkutan melalui media sosial lainnya.

Untuk ke depan harapan penulis kiranya, pemerintah atau kementrian yang mengeluarkan ijin dan pengakuan  jasa pengobatan, perawatan, dan profesi kesehatan bisa mempublikasikan hal tersebut ke masyarakat. Agar kasus kasus penyalah gunaan profesi atau jasa tidak ada menimbulkan korban jatuh lagi akibat kelalaian dan kecerobohan profesi yang tidak bertanggung jawab. Kematian itu memang rahasia Allah namun mencegah itu lebih baik dan tanggung jawab ini harus tetap di ke depankan. Masyarakat harus dilindungi dan pemberi jasa juga harus punya kredibilitas profesi nya. 

Semoga sikap kritis masyarakat dalam memutuskan untuk memilih sesuatu pengobatan, menjadi syarat utama dalam  mencari pengobatan yang terbaik. Jangan mudah percaya dengan penampilan apalagi  yang berbau asing apalagi menganggap hebatnya ilmu tenaga ahlinya bule  atau melihat tabib bersorban  ke agamaan. Pada umumnya kecerobohan ini karena kedangkalan pemahaman sebagian masyarakat terhadap pengobatan serta pengetahuan agama yang mereka anut, dapat mengakibatkan mudahnya jadi korban penipuan.

Rakyat Indonesia seharusnya makin kritis, cerdas dan bijak dalam menyikapi keadaan diri atau sakit-penyakitnya terhadap tawaran-tawaran atau iklan pengobatan alternatif yang terkesan modern dan serba berteknologi atau mistis... Dalam menghadapi masalah pengobatan ini jangan mudah panik dan berpikir serba instan untuk segera sembuh dengan instan, karena kesembuhan itu juga proses seperti hal nya penyakit yang berproses tumbuh di dalam diri kita ini.

Rasulullah saw. bersabda kepada umatnya : "Setiap penyakit ada obatnya, maka jika sakit telah diobati, ia akan sembuh dengan izin Allah."


Wabillahi taufik wal hidayah semoga kita terhindar dari fitnah dan kesalahan.


By: HG090116

Monday, 7 December 2015

Keabadian dalam jiwa seorang Sahabat

Ketika hati ku merasa gersang, sahabatlah yang  menjadi penyejuk hati ini. Ketika hati berubah gelap karena kesedihan, sahabatku ada sebagai bintang menerangi hati. Sahabat orang yang  selalu ada di saat aku suka dan duka. Walaupun kami jauh, sahabat sejati selalu memiliki ikatan hati.
Ketika persahabatan sedang diuji dengan satu masalah, maka janganlah satu persatu aib diungkapkan. Sahabat yang pada awalnya kita percaya sebagai penyimpan misteri kehidupan lalu membuka aib karena rasa dendam. Tentunya persahabatan itu selalu memiliki ujian. Sebaiknya kita menahan diri buat menjaga kerahasiaan sahabat kita. Yang terbaik itu menjaga aib dan tetap menjaga kebaikan nama baik sahabat kita. Itu satu bentuk perhatian yang sejati baginya.
Betapa beruntungnya jika kita memiliki sahabat seperti itu. Sahabat tak hanya sebagai teman tapi juga pengingat di saat kita salah. Sahabat  selalu berdoa dan menjaga aib kita. Sahabat  bisa mengendalikan dirinya ketika marah yang membuncah. Itulah keabadian dalam jiwa sahabat. Itulah interaksi persahabatan abadi sampai akhirnya kaki  menginjak surga nanti....in syaa allah.

Ku titip sebuah puisi untukmu,......
Wahai  sahabatku yang ada disana…
Sungguh engkaulah saudaraku
Tunggulah aku selalu
Sungguh Aku mencintaimu seperti Engkau mencintaiku
Saat ini  ku ingin berkata
Terimalah maafku, lupakan semua kesalahan dan egoku

Sungguh hati ini tersayat ketika ku tak dapat menyapamu
Engkaulah mutiara dalam hidupku
Terima kasih sudah menerimaku sebagai sahabatmu..




By: KT061212

Friday, 27 November 2015

Kerinduan


Padang adalah kota kesayanganku. Lebih dari itu, kota indah dengan dipenuhi kenangan di setiap sudutnya... Kenangan masa kecil hingga ku dewasa.

Kenangan bahagia hingga terluka.. Ya, inilah tempatku tinggal, menghabiskan hidup nyaris dua koma tiga dasawarsa.
Kota yang panas, namun ramah. Kota yang dulu bersih dan rimbun pepohonan, sekaligus membuat teduh.

Kota yang mampu membuat ku nyaman, laiknya pelukan ibunda.
Jika kau mampir ke kotaku, mengunjungi beberapa tempat wisata adalah suatu keharusan. Baik air terjun, wisata alam untuk keluarga, atau ke jembatan siti nurbaya hingga hutan pinus di lembah anai sampai ke tepian tiga danau atau hanya wisata kuliner.

Ini foto Jembatan Siti Nurbaya di malam hari merentang sungai yang biasa di sebut “Batang Harau” tepatnya di sebelah barat kota Padang..
Pemandangan yang kece ... cocok sekali untuk kalian yang frustasi dan ingin melompat dari ketinggian. Jika enggan, sini kubantu; mendorong kau dari belakang .. :) Becandaaa..jangan serius bro..


By: AY271115


Thursday, 24 September 2015

Doa Mama , Bekal Semangatmu Anakku.

Anak-anak adalah bagian dari setiap keping mozaik dalam hidupku, yang jika bisa kususun dengan cermat akan menjadi lukisan yang indah. Tak ada yang istimewa dari mereka, semua berjalan sesuai dengan pilihannya. Setiap hari selalu ada masalah yang kami hadapi. 

Aku berusaha untuk belajar memahami cara berpikir mereka yang terkadang tak pernah kulalui semasa ku remaja, zaman selalu berubah, tiap hari aku belajar bersikap sabar dan berusaha memahami cara mereka berpikir maka aku mulai bisa menentukan desain kepingan mozaik pikirannya, demikian juga dengan pergaulannya.

Setiap anak itu memang unik, Allah telah anugerahkan berbagai kecerdasan dan bakat yang berbeda pada setiap anak. Sering kita suka mengambil keputusan untuk mengarahkannya dengan sudut pandang orang tua, bahkan kadang mengenyampingkan suara hati mereka.


Pengalaman yang kudapat mulai intens mengenali bakat anak dan menyusun mozaik kehidupan yang ada dalam pikiran dan mimpi bersamanya, anak adalah mutiara yang terpendam, agar mutiara itu memancarkan kilaunya maka dengan sabar kita gali dan asah dengan pikiran dan hati mereka. Semua itu kujalani bagai air yang mengalir.

Hari ini aku menyaksikan kemantapan anakku menyusun langkah masa depannya, memulai langkahnya berjalan meraih mimpi. Kukatakan padanya: 

“Melangkahlah sayangku….raih masa depanmu nak, doa mama, papa, abang, adikmu selalu menyertaimu agar Allah selalu memberi kekuatan dan perlindungan sepanjang waktumu". 

Hanya waktu yang bisa menjadi harapan masa depanmu, rindu kepada waktu yang telah lalu menjadi sebuah pelajaran hidup yang tertera diatas kertas putih terselip dalam sebuah hati dan akan tersimpan rapih dalam memori kita…anakku.







Ya Allah…sujudku takkan cukup untuk mengungkap rasa syukurku. Semoga anak-anakku selalu bisa menjadi dirinya sendiri, jujur, dan rendah hati. Selamat berjuang mencapai cita-cita ya La, tetap semangat, semoga ilmu yang nanti Dhila peroleh bermanfaat bagi masyarakat banyak..

Saturday, 15 February 2014

Kau yang disana…maafin yaaaa !!..



Berapa kali kamu di kecewa kan oleh putaran waktu? Sesering apa kamu mengerti betul tentang beratnya melepaskan perasaan? Tentang perjuangan merelakan?
Maaf membuat mu menunggu. Ada beberapa pekerjaan yang harus ku selesai kan dahulu. Aku tahu cilotehmu bisa menerbangkan miliaran piring terbang di telingaku jika tahu pukul empat ini aku belum juga menghampirimu ke dunia mimpi. Tapi jika salah satu pekerjaanku ini adalah menulis surat untukmu, maukah menyambutku dengan senyuman ter-manismu jika aku tiba di pelataran mimpi nanti?
Hari ini tidak terlalu baik. Aku sedang mengurusi ke pindahanku dari rumah lama bernama “masa lalu” untuk membiasakan tinggal di sebuah rumah baru, yang mungkin akan ku tempati denganmu. Entahlah, aku masih belum tahu. Bukankah seburuk-buruknya rumah harus selalu bisa membawamu untuk merindukan kata “pulang”?
Ya, seharusnya. Dan itu yang sedang kurasakan. Kamu adalah pria yang kini selalu bisa membuat hatiku merasa nyaman. Tapi aku terkena phobia untuk memiliki. Aku terlalu takut manisnya perasaan-perasaan yang belum ter ceritakan berubah saat kita saling menyakiti perlahan-lahan. Lebih baik mana ter sakiti karena tak memiliki atau memiliki tapi berujung menyakiti?
Jika aku disuruh memilih, aku tidak akan memilih keduanya. Aku ingin melanjutkan senyuman-senyuman lain yang bisa kau hadirkan lewat cerita langit sore kesukaanmu. Dan semudah itu, aku pun bisa tersenyum juga untukmu. Aku ingin bersisian denganmu lagi. Lalu kita sunyi dalam keasyikan sendiri mendengarkan suara-suara manis dari gerimis disela sela meja setrikaan mu. Aku ingin kamu tahu, semudah kau menatap mataku, semudah kau mengajakku berlarian ditengah hujan, semudah kau mengirimkan sepaketan buku kesukaan, semudah kau mengasup berbagai perhatian, semudah itu aku mulai jatuh cinta secara perlahan.
Aku tidak ingin tiap saat menyaksikan perhentian hal manis ini, lalu karena terlalu rindu dan tak mampu berkutik hanya bisa melanjutkan pertemuan dalam mimpi yang tidak pasti dijanjikan. Aku tidak ingin lenganmu yang biasa merangkul ku terganti dengan posisi perempuan itu. Iya, dia yang belakangan ini berdekatan denganmu. Aku takut. Aku terlalu takut. Sebelum kita bertemu suatu waktu nanti, aku ingin menyiapkan hati untuk menyelipkan doa pada Pencipta. Agar lengkaplah segala usaha, agar biarlah terjadi sesuai rencanaNya. Karena kita hanya manusia yang tak punya daya.
Aku berterima kasih untuk perjalanan dan kejutan yang Tuhan titipkan. Aku berterima kasih untuk rentetan peristiwa yang berhasil mendewasakan. Aku berterima kasih untuk resolusi yang telah tercentangi. Semoga manisnya cinta tak berhenti menari menyajikan cerita. Semoga senyuman-senyuman masih dihadirkan sebagai tanda kebahagiaan.
Jangan marah ya ketika Tuhan sedang membisikan mu satu pesan rahasia ini lewat mimpi. Aku yang sedang berusaha menjadi pemerhati terbaikmu…

Monday, 26 November 2012

Ingin ku,…..


Tak perlu dia yang sempurna untuk bisa bersamaku,

karena yang aku butuhkan adalah dia yang tahu kekuranganku,

tapi tetap ingin bersamaku


Monday, 19 September 2011

Sepi...
membuang hati
Sunyi...
raga berdiri
Tak tahu kemana kan melangkah pergi
Meniti jalan tanpa ada pasti
Jauh terbuai semu dalam mimpi
Dari kekosongan sekejap berdiam diri
Sendiri tanpa impian serta angan
Semakin dalam dan menghilang
Tanpa sebuahpun kenangan,
Yang bisa untuk dikenang
...